Minggu, 29 Mei 2011

sudah capek...

Bos teLpon skretarisnya: “1 minggu kita akan pergi utk perjaLanan dinas, toLong siap2. ”

Skretaris teLpon suaminya: “Mas, saya mo berangkat utuk perjaLanan dinas 1 minggu, ati2 di rumah yah. ”

Suami teLpon kekasih geLapnya: “Istri ku mo berangkat dinas 1 minggu, kamu sediain waktu tuk kita berdua ya ”

Kekasih geLap teLpon anak kursusnya: “Nak, ibu banyak kerjaan. Kursus ditiadakan seLama 1 minggu..”

Anak kursus biLang pd kakeknya (kakeknya ternyata Bos yg tadi) :“Kek, 1 minggu tidak ada kursus.Gurunya sibuk. Ayo kita jaLan2 kek!”

Kakek (BoS) teLp skretarisnya:
“Minggu ini saya mo jaLan2 sama cucu saya, meeting dibataLkan. ”

Skretaris teLp suaminya:
“Mas,dinas dibatalkan,aku ga jadi pergi ”

Suami telp kekasih geLapnya:
“Kamu tidak usah datang, istri ku tidak jadi pergi. ”

Kekasih geLap teLp anak kursusnya:
“Nak, kursus minggu ini berjalan seperti biasa. ”

Anak kursus biLang pd kakeknya (kakeknya ternyata Bos yg tadi):
“Kek, guruku bilang kursus berjalan normaL. Kakek jalan sendiri aja. ”

Kakek teLpon skretarisnya:
“Minggu ini kita atur perjalanan dinas lagi.Kamu siap2 yah. ”

Terusin sendiri yaaa..
Mf.., UD CAPE..
hha :D


sumber : facebook.com (page : STNK (Seyum, Tawa Nambah Kesehatan) HUMOR indonesia

apa yaaa?...

- mempersoalkan penyelesaian & menyelesaikan persoalan.., adalah soal-soal penyelesaian & penyelesaian soal-soal.

- menghabiskan waktu & mengisi waktu.., keduanya sama-sama tidak berguna. Apa gunanya mengisi untuk dihabiskan?
emmm.., ketiganya membuatku bingung, tapi kenapa harus bingung jika ke-empat2nya masih memusingkan?.,,

ah.., tapi tidak kenapa-kenapa selama ke-lima2nya ada dalam waktu...

Jumat, 27 Mei 2011

*mencoba untuk lucu

A : "bahasa kasarnya pembantu rumah tangga apa?"

B : "kalau tidak salah itu babu."

A : "ooh iya, ya." *sambil mengangguk-nganggukkan kepala*
"aduuh.., babunya jangan dilempar dong. Sakit tau...!"

B : "itu bambu..,"

A : "hhe.., iya."

B : "eh ya, PR-nya kamu udah selesai apa blm?
Soalnya hari babu dkmpulkan."

A : "dasar o'on.., itu hari Rabu."

B : "haaa.., iyaa." *sambil trtawa* :D

C : "Hei...! Kalian ini kok brisik sih..? Ini kan masih di jalan raya. Patuhi babu lalu lintas dong!"

A dan B : "itu rambuuu..,"

C : "wah.., salah ya?"

Narator : "heh...! Kalian semua ini jangan rame. Tuh minum jus babu yg ada di meja."

A, B, dan C : *sambil brteriak skeras mungkin* "jus jambuuuu...!!!"

Narator : "glodakk..." *Pingsan*


Naratornya narator : "judulnya adalah 'babu yg
disalahgunakan'." :D :D

Senin, 23 Mei 2011

jalan

dalam hidup.., manusia itu harus hati-hati di jalan. Karena apapun yang terjadi 'resiko tetap ditanggung penumpang'.

Selasa, 10 Mei 2011

7 kelebihan setan dibandingkan manusia

1. Pantang menyerah
Setan tidak akan pernah menyerah selama keinginannya untuk menggoda manusia belum tercapai. Sedangkan manusia banyak yang mudah menyerah dan malah sering mengeluh.

2. Selalu Berusaha
Setan akan mencari cara apapun untuk menggoda manusia dan agar tujuannya tercapai, selalu kreatif dan penuh ide. Sedangkan manusia ingin enaknya saja, banyak yang malas.

3. Konsisten
Setan dari mulai diciptakan tetap konsisten pada pekerjaanya, tak pernah mengeluh dan berputus asa. Sedangkan manusia banyak yang mengeluhkan pekerjaannya, padahal banyak manusia lain yang masih ngaggur.

4. Solider
Sesama setan tidak pernah saling menyakiti, bahkan selalu bekerjasama untuk menggoda manusia. Sedangkan manusia, jangankan peduli terhadap sesama, kebanyakan malah saling bunuh dan menyakiti.

5. Jenius
Setan itu paling pintar mencari cara agar manusia tergoda. Sedangkan manusia banyak yang tidak kreatif, bahkan banyak yang jadi peniru dan plagiat.

6. Tanpa Pamrih
Setan itu bekerja 24 Jam tanpa mengharapkan imbalan apapun. Sedangkan manusia, apapun harus dibayar.

7. Suka berteman
Setan adalah mahluk yang selalu ingin berteman, berteman agar banyak temannya di neraka kelak. Sedangkan manusia banyak yang lebih memilih mementingkan diri-sendiri dan egois.


sumber : zer0zer0se7en.blogspot.com/2011/04/7-kelebihan-setan-dibandingkan-manusia.html

Selasa, 03 Mei 2011

hidup itu belajar

Judul di atas tampaknya sederhana saja. Persoalannya adalah apakah kita cukup belajar untuk 'hidup'? atau hidup untuk belajar?
Mereka yang belajar untuk 'hidup' cukup mengantongi ijazah dan selesailah tugasnya untuk belajar. tapi berbeda jika hidup untuk belajar.


Masa belajar orang kota ternyata lebih lama daripada masa belajar orang desa. Lebih pendek lagi masa belajar kaum hewan. Semakin tinggi peradaban, semakin lama pula masa belajar seseorang. Di kota, manusia dihargai dari lama atau tidaknya ia belajar. Kalau anda hanya sekolah 6 tahun, gaji anda akan kalah dengan mereka yang menghabiskan masa sekolahnya 12 tahun. Itulah peradaban yang sekarang kita jalani . 50 tahun yang lalu gelar 'Drs.' membuat anda cukup populer di lingkungan anda, tapi sekarang anda harus belajar sampai S3 untuk mencapai kondisi yang sama.


Tetapi, belajar itu kenyataan, sedangkan ijazah serta gelar itu cuma simbol. Celakanya dimanapun orang mudah diperdaya oleh simbol. Setiap iklan pencari keja di majalah dan surat kabar menentukan pesyaatan simbol tadi. Dan tenyata kita selalu dicurigai dengan simbol keterampilan yang kita miliki. Pengalaman membuktikan bahwa 'simbol' lebih mujarab daripada yang disimbolkan.Orang-orang kok mau-maunya membayar sekian juta untuk cepat memperoleh simbol kesatjanaan tanpa beajar sungguh-sungguh. Inilah ekses dari belajar itu untuk Hidup. Dan bukan hidup untuk belajar.

Mereka yang berpegang teguh pada 'hidup itu belajar' tidak membutuhkan simbol, bahkan juga tidak membutuhkan pengakuan dari siapapun. Mereka yang belajar seumur hidupnya tidak mementingkan ijazah dan simbol. Ada pepatah mengatakan 'tidak belajar satu hari berarti mundur satu hari'.
Suka 'hidup belajar' seperti ini semakin luntur sekarang. Orang lebih menyukai kemasan pikiran, lebih baik lagi kalau seragam. Berbagai paket ini mengandaikan bahwa masa belajar ini ada waktunya dan diakhiri dengan upacar, pesta dll. Hidup menjadi serangkaian upacara yang tingkatannya semakin rumit dan seakan-akan hidup itu menikmati hasil.Bukan serangkaian 'penderitaan' belajar. Orang yang tidak suka belajar tidak akan suka mencari dan tidak akan bisa maju dalam arti yang sesungguhnya.

Orang memang membaca juga, tetapi hanya untuk 'membuang waktu' bukan 'mengisi waktu'.Orang memang perlu belaja untuk 'hidup', tetapi belajar untuk hidup ini tak banyak artinya jika tidak dilandasi asas 'hidup itu belajar'. Meskipun kita belajar sampai tua, dalam bidang apapun tak pernah 'tamat'.
Emas itu bisa dinilai, tetapi belajar itu tak ternilai. Anda boleh mewariskan emas intan bagi anak anda, tetapi lebih baik lagi klaau anak anda mampu mewujudkan 'Gudang Intan Nabi Sulaiman' dengan otak mereka.



sumber : buku (Orang Baik Sulit Dicari, Jakob Sumardjo)

Kata-kata Mutiara dalam dunia naruto (2)

”When people get hurt, they learn to hate” (Jiraiya)

”Seni itu abadi dan akan selalu dikenang” (Sasori)

“Tidak Semua Mimpi dan harapan akan terwujud sesuai dengan keinginan kita” (Orochimaru)

”Untuk mencapai tujuan akhirmu, kamu harus bersabar” (Tobi)

”Ular yang melata di tanah bermimpi terbang di angkasa itu hal yang mustahil. Kau yang ingin melakukan sesuatu dan mengincar anak ayam di sarang, malah berbalik diincar oleh mata rajawali yang terbang tinggi di langit” (Sasuke Uchiha to Orochimaru)

”Keadilanmu adalah membunuhku dan akatsuki, keadilanku adalah balas dendam terhadap konoha, semua ada latar belakang yang benar, lalu apakah kau dapat menjawab apa itu keadilan?” (Pain to Naruto)

”I never go back on my own words” (Uzumaki Naruto)

”Jika kamu percaya dengan impianmu aku akan membuktikan padamu bahwa kamu bisa meraih impianmu hanya dengan bekerja keras” (Rock Lee)

”Aku harus percaya pada diriku sendiri, percaya bahwa aku adalah orang yang mereka percaya” (Uzumaki Naruto, chapter 495)

Zabuza: “Tidak ada orang yang mampu mengalahkanku”
Naruto: “Catat aku sebagai orang pertama yang melakukannya”

”Menunggu dan membuat orang lain menunggu adalah hal yg kubenci” (Sasori)

”Lelaki manjadi semakin kuat saat ditolak..” (Jiraiya)
”Jika kau menungguku untuk menyerah, kau akan menungguku selamanya” (Naruto Uzumaki)
”Takdir setiap manusia memang telah ditentukan sejak mereka lahir, tetapi dengan kerja keras kita dapat mengalahkan takdir” (Naruto Uzumaki)

”Kau adalah daun yang bermandikan sinar matahari, aku adalah akar yang tumbuh dan membusuk di kegelapan” (Danzo)

”Sampai matipun aku akan mengejar cita-citaku” (Naruto Uzumaki)

”If you want to kill me, curse me, hate me, live your ugly life, run and run, cling to your life” (Uchiha Itachi)

”Semua yang memiliki bentuk, suatu saat akan membusuk” (Orochimaru)

”Suatu saat nanti kita juga harus menjadi orang yang dipercayakan, bukan lagi orang yang mempercayakan, kalau mau jadi shinobi keren seperti Guru Asuma atau Guru Kakashi” (Shikamaru Nara)

”Ninja itu harus mampu melihat yang terdalam dari yang terdalam” (Kakashi Hatake)

”Love breeds hatred” (Madara Uchiha)

”Ada satu hal yang pasti dan telah dibuktikan oleh sejarah..bahwa manusia adalah makhluk yang sampai kapanpun tidak akan bisa saling memahami…” (Pain)



sumber : http://hinata123.wordpress.com/2011/04/30/kata-kata-mutiara-dalam-dunia-naruto-part2/